Langsung ke konten utama

Melompat dari ZONA Nyaman

 MELOMPAT DARI ZONA NYAMAN



        Hai kamu, aku mau berbagi cerita nih tentang pengalaman ku. Pengalaman yang berkesan banget sih buat aku. Mungkin ini jadi agak lebay sih, tapi memang aku mau nulis ini. Langsung aja yah ke ceritaku.

        kenalin namu ku IMVRON ANDRERYANTO. Aku tinggal di lampung, bisa di bilang masih pelosok nya indonesia desaku ini. lulus sma, aku langsung ingin pergi bekerja. Tidak seperti teman-teman ku yang berbondong-bondong ingin melanjutkan belajarnya ke universitas lebih tinggi. Aku malah ingin bekerja saja. Bahkan tidak tanggung-tanggung. Aku memilih bekerja di tempat nan jauh di mato hehehe, lebay kan. 

        Aku memilih bekerja di luar negeri, negerinya para artis KPOP yang putih bening kaya kaca itu. Bahkan sering di sebut negara oplas atau negara dengan oprasi muka terbaik di dunia saat ini. Tapi aku bekerja disana tidak untuk oplas ya hehehe.

        Aku memutuskan bekerja di korea karena aku tau, gaji di sana gede. Hal itu ku ketahui dari saudaraku yang sudah bekerja disana. Aku sangat tergiur dan di tambah ekonomi keluargaku yang kurang bagus bila aku ingin melanjutkan kuliah. Jika aku kuliah bagaimana adek- adek ku nanti. Pasti kedua orang tua ku bakal kesulitan untuk membiyayai ketiga anaknya.

           Oleh alasan yang kuat tadi, aku langsung memutuskan untuk pergi bekerja di korea selatan alih-alih kuliah di negeri sendiri.

        Namun pada hati kecil ku, aku merasakan takut, Inilah bagian terpenting tulisan ini. "Aku masih    nyaman untuk berada di desa, aku masih nyaman untuk melakukan banyak kegiatan di desa. pagi ke masjid, siang ke kebun belakang rumah, sore main voli di desa."

        Hal itu yang aku takut untuk ku tinggal pergi. Aku masih ingin lebih lama berada di desa tercinta ku ini. Namun entah ada suntikan besar apa yang ada dalam tubuhku. Aku langsung mendapat semacam ilham atau pemikiran yang mengatakan bahwa jika aku masih disini saja, aku bakal terus-terusan seperti ini, jika masih suka hal hal yang nyaman nyaman saja disini aku tidak akan tau dunia luar. Masa depan ku akan terancam.

        Atas ketakutan itu aku langsung menguatkan mental ku untuk bersikukuh bekerja di luar negeri. hal yang aku takutkan hanyalah kenyamanan yang sudah aku rasakan di desa. Bukan hanya itu, ternyata ada juga hal yang sangat aku takutkan ketika ingin pergi ke negara orang. "apakah di sana aku bisa beribadah? apakah di sana makanannya cocok dengan ku? apakah aku kuat dengan musim yang ada di negeri orang?"

        Dengan pertanyaan pertanyaan itu, aku tetap ingin pergi berangkat kerja ke negeri seberang. yang aku pegang kuat kata kata ku adalah. "gaji kerja di sana besar, aku bisa merubah ekonomi keluarga dan pulang cepat ke desa untuk kembali lagi di zona nyaman ku." 

        Setelah aku belajar bahasa dan lulus ujian bahasa serta berhasil berangkat ke korea selatan, hari hari yang aku takutka terjadi juga. 1 Minggu di sana masuk musim dingin, aku langsung sakit flu. beribadah susah kartena waktu sholat berubah-ubah setiap musim berganti. Dan makanan nya sangat hambar dan asin yang sangat tidak cocok dengan selera ku.

        Setelah 6 bulan aku terus menjalani hari hari adaptasiku itu, aku sudah mulai terbiasa. aku bekerja dengan pakaian tebal jika sudah masuk musim dingin, aku mencuri-curi waktu ibadah waktu kerja dengan memanfaatkan waktu istirahat. Aku bisa memasak masakan khas indonesia di dapurku tanpa harus memakan masakan korea yang tidak cocok denganku.

        Ternyata tidak separah yang aku duga, aku semakin betah tinggal di sini, di korea selatan. Bahkan aku lebih nyaman ketimbang di desa. "Aku menemukan hal hal yang bisa aku ganti untuk mengobati kangen ku bermain voli di desa, dengan bermain futsal setiap minggu di sini. Aku bisa beribadah di masjid korea selatan yang sudah di bangun oleh para pekerja yang ada di indonesia. Bahkan yang luar biasanya aku bisa menghadiri kajian dan bahkan berfoto dengan ustad terkenal dari indonesia. Yang bahkan aku pun mungkin tidak bisa menghadiri selama di indonesia. Bahkan disini aku bisa bekerja sambil berkuliah di universitas korea untuk melanjutkan belajarku."

        Inti dari cerita yang kubagikan kepada kamu adalah jangan takut untuk keluar dari ZONA NYAMAN. Kamu mungkin akan takut apa yang akan terjadi kedepannya, tapi percayalah hal itu yang malah akan membuat hidup kamu jauh lebih serun dan menyenangkan untuk di jalani.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dampak Luar Biasa Pengaruh Hubungan Sosial

           Dalam sebuah penelitian SOLOMON ASCH tahun 1950-an, ada kejadian yang sangat mengejutkan tentang betapa dasyat nya pengaruh kehidupan sosial dari masyarakat untuk kehidupan  manusia. Bahkan dalam penelitian tersebut orang bisa mengesampingkan hal yang sebelumnya dia anggap benar, demi  bisa beradaptasi dengan kelompok yang baru ia ingin masuki.                              ~ Penelitian SOLOMON ASCH 1950     Seorang peneliti mengumpulkan 10 orang untuk di uji coba tentang dampak pengaruh sosial di lingkungan masyarakat. Dan juga peneliti mengumpulkan 90 orang yang sudah dia setting untuk uji cobanya. Penelitian ini simpel satu-persatu orang dan 90 orang yang sudah di setting itu di haruskan untuk menjawab 10 pertanyaan yang mudah, namun 1 pertanyaan terakhir yang seharusnya mudah,  pertanyaan: ada 2 kotak pada gambar di atas,garis di kot...

AWAL DARI PENERAPAN ATOMIC HABIT SAYA

Halo teman-teman pembaca setia tulisan saya, super sangat baik sekali hari ini keadaan saya. karna dari tulisan ini, saya akan membuat sejarah untuk diri saya sendiri dan untuk kalian pembaca setia blog saya.            ini adalah awal saya mulai lagi untuk menulis, dan saya yakin bahwa ini juga akan menjadi tulisan sejarah untuk masa depan saya, walaupun kelak tidak ada yang membaca tulisan ini hehee, setidaknya ini akan kubaca lagi nanti 5 tahun setelah tulisan ini saya posting.            kenapa saya sangat bersemangat sekali kawan?, kenapa saya tidak dari dulu semangatnya? kenapa baru sekarang? karana saya barusan mendapat pengetahuan yang sangat sangat luar bisa dari sebuah buku yang berjudul ATOMIC HABBIT.           iya, tepat sekali. buku ATOMIC HABBIT di atas adalah buku yang barusan selesai saya baca, dan wow seakan sudut pandang pikiran saya terbelalak membaca seti...

SENI BERHEMAT DENGAN UANG

       Mari kita baca ulasan masalah dari cerita di bawah ini terlebih dahulu.           Seminggu yang lalu saya baru saja menerima gaji dari perusahaan tempat saya bekerja. karena saya bekerja di luar negeri (korea selatan), saya cukup senang bahwa gaji yang saya terima cukup banyak dibanding saya bekerja di negara saya sendiri. Tapi ada sedikit probelm yang saya alami disini, bukan soal keluarga atau soal kesehatan. problem yang saya alami itu adalah uang gajian yang saya kira cukup banyak, kok bisa cepat habis bahkan saya kira saya belum terlalu banyak merasakan uang gajian saya.          Mungkin banyak sahabat pembaca yang mempunyai masalah yang sama dengan cerita di atas. atau bahkan ada yang senyum-senyum sendiri dengan cerita di atas dan sedang bersemangat menunggu lanjutan tentang cara apa yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi masalah ini.          Oke sahabat pembaca, saya aka...